ADAB SEBELUM BERANGKAT FARDHU HAJI

30 11 2007

haji.jpg

Oleh : Subarjono

 Setiap amalan yang baik akan menjadi lebih sempurna dan diterima oleh Allah SWT, jika dilakukan mengikut adab-adab tertentu. Dalam mengerjakan Haji, ulama telah menggariskan beberapa adab sebelum menunaikan Haji yang perlu dipatuhi agar dapatmemperoleh Haji yang mabrur. Adab-adab tersebut adalah :

1. Niat Yang Ikhlas

Ikhlas di dalam niat adalah asas penerimaan segala ibadat . Ikhlas membersihkan jiwa yang hendak menghdap Allah SWT dari segala penyakit nafsu, seperti : ria, ujub, sombong dll

2. Bertaubat Dari Segala Dosa Dan Kezaliman

Hendaklah bersungguh-sungguh bertaubat dari maksiat dan segala yang dibenci oleh Allah, membiasakan lidah untuk mengucapkan istighfar dan berusaha serta berazam untuk meninggalkan maksiat selama-lamanya

3. Selesaikan Hak-Hak Allah : Shalat, Zakat, Nazar, Kifarat, Fidyah

4. Selesaikan Hak-hak Manusia

-Meminta maaf atas segala kekhilafan dan kesalahan

-Menyelesaikan hutang-hutangnya, atau mewakilkannya kepada orang lain untuk ditunaikan hutang-hutangnya itu

-Menyelesaikan urusan-urusan yang masih belum terselesaikan dengan orang ataupun pihak lainnya yang mempunyai urusan

-Mengembalikan segala amanah yang masih dipegang kepada pemberi amanah

-Menyelesaikan pembahagian harta pusaka dan hal-hal berkaitan dengannya, seperti wasiat, hibah dan sebagainya

-Menulis wasiat menyangkut hak-hak Allah maupun hak-hak kerabat/handai taulan

-Memberi bekal untuk keluarga yang ditinggalkan untuk mencukupi kebutuhan sampai dengan kembali dari menunaikan ibadah haji

5. Mencari Keridhaan

Berusaha memperoleh keredhaan dengan cara berpamitan kepada : orang tua, suami, guru, kerabat/keluarga, sahabat

6. Memperbaiki diri ke arah yang lebih baik :

-Memahami maksud dan tujuan haji haji

-Membuang sifat-sifat buruk, keji. Melaksanakan semua perintah dan menjauhi semua larangan-Nya

-Jangan menunggu perubahan setelah sampai di Tanah Suci atau selepas selesai mengerjakan haji, tetapi ubah diri kita dahulu dari sekarang mengikut hal-hal yang tersirat di dalam maksud dan tujuan ibadah haji.

-Rajin ke masjid untuk melaksanakan shalat berjamaah

-Banyak membaca Al-Qur’an, berdoa dan beri’tikaf

7. Biaya haji berasal dari sumber yang halal, tidak mengandung syubhat

Imam Syafi’I, Imam Malik, Imam Abu Hanifah mengenai harta haram untuk haji : “Sah secara zahir, tetapi tidak mabrur dan jauh dari penerimaan/ridha Allah SWT”.Imam Ahmad bin Hanbal : “Tidak sah hajinya dengan harta haram”.

8. Mempelajari kaifiah (cara-cara) mengerjakan haji dengan baik sesuai Sunnah Rasulullah SAW, sebagaimana sabda beliau : “Pelajarilah manasik haji dariku karena aku tidak tahu, mungkin aku tidak lagi bisa berhaji setelah tahun ini….. “

Wallahu a’lam

About these ads

Aksi

Information

5 responses

14 10 2008
bas@bmhkaltim.or.id

anak ambil tulisannya untuk kepentingan ummat, bukan komersil. ga papa ya pa’ kyai

14 10 2008
barjono

Silahkan disebarkan untuk kemaslahatan umat..

15 06 2009
Jefry farhad

Alhamdulillah,… ada pencerahan nih ‘stad,..
ana mo down load E-booknya,..
syukron ‘stad

6 07 2011
asiah

saya minta izin untuk mengambil maklumat ini

4 03 2012
Sandi Arpand

sung
guh suatu bacaan yg sangat dibutuhkan calon jemaah haji

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.