Diskusi dan Bedah Buku Demokrasi Barbar Ala Amerika

1 06 2008

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Alhamdulillah, acara diskusi dan bedah buku “DEMOKRASI BARBAR ALA AMERIKA” telah terselenggara dengan baik di Masjid Baiturrahman, Vila Nusa Indah Blok U, hari Ahad 26 Jumadil Awal 1429 H, atau Minggu 1 Juni 2008, dari jam 09.00 – 12.00 WIB

Sesi I

Penulis buku tersebut, Jerry D.Gray, memaparkan dengan jelas perilaku Amerika Serikat  (yang mengaku sebagai kampiun demokrasi), yang dalam hal ini diwakili oleh Pemerintah Amerika Serikat pimpinan George W. Bush, dalam memperlakukan negara-negara yang tidak disukainya, yang nota bene adalah negara-negara Islam. Mereka mengabaikan hukum/konvensi internasional tentang perlakuan tawanan perang melalui penyiksaan sewenang-wenang dengan dalih interogasi. Kasus-kasus Abu Ghuraib di Irak , camp Guantanamo di Kuba serta Afghanistan membuktikan hal itu.

Untuk lebih jelasnya, silahkan membaca buku “DEMOKRASI BARBAR ALA AMERIKA”, oleh Jerry D. Gray, mantan pilot Angkatan Udara Amerika Serikat yang telah masuk Islam sejak tahun 1984 dan beristrikan wanita Indonesia.

Sesi II

Pada sesi II, Ustadz Fauzan Al-Anshory dari Lembaga Kajian Syari’at Islam memaparkan mengenai 50 indikasi destruktif Sistem Demokrasi, Pemilu dan Partai, yang diambil dari kitab aslinya yang berjudul “Khomsuuna Mafsadah Jaliyyah min Mafaasidi’d-Dimoqratiyyah wa’l-Intikhobaat wa’l-Hizbiyyah” yang ditulis oleh Syeikh Abdul Majid bin Mahmud Ar-Reimy, penerbit Daarul Ghaits,  cetakan pertama 1414 H.

Dengan memohon taufiq kepada Allah, kami berusaha memaparkan 50 indikasi destruktif (kerusakan) demokrasi, pemilihan umum dan berpartai :

1. Demokrasi dan hal-hal yang berkaitan dengannya berupa partai-partai dan pemilihan umum merupakan manhaj jahiliyah yang bertentangan dengan Islam, maka tidak mungkin sistem ini dipadukan dengan Islam karena Islam adalah cahaya sedangkan demokrasi adalah kegelapan.

Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat dan tidak (pula) kegelapan dengan cahaya.” (Surat Faathir:19-20)

Islam adalah hidayah dan petunjuk sedangkan demokrasi adalah penyimpangan dan kesesatan.

Sungguh telas jelas petunjuk daripada kesesatan.” (Surat Al-Baqarah: 256)

Islam adalah manhaj rabbani yang bersumber dari langit sedangkan demokrasi adalah produk buatan manusia dari bumi. Sangat jauh perbedaan antara keduanya.

Baca entri selengkapnya »