Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi tahun 1429 H, sejak hari ke-1 sampai hari terakhir dapat di-download di bawah ini. Kalau diperhatikan, dalam tiap shalat Tarawih, Imam shalat membaca 1 Juz Al Qur’an untuk 23 raka’at shalat.
Ada pertanyaan yang sampai sekarang mungkin masih muncul di kalangan umat Islam, mengapa para imam Masjidil Haram tidak mengamalkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang jumlah raka’at shalat tarawih, yang mana beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan sebelas raka’at ? Jawabannya dapat di-download di sini (format MP3, oleh : Ustadz Armen Halim Naro rahimahullahu)
HARI MASJIDIL HARAM MASJID NABAWI





















ikut donlot ya! syukran.
LDK AMAL … silahkan download & sebarkan ke yang membutuhkannya..
Syukron..
saya bisa melihat macam-macam cara sedekap ketika sedang sholat dan bisa membantah bila orang yang coba-coba mendakwahi saya cara sedekap yang benar
Artikel yang Bagus walau saya terlambat membaca. Tapi mungkin saya dapat sedikit memberikan pemikiran saya tentang Sholat Tarowih 23 Rokaat seperti yang anda tanyakan. Sebenarnya anda salah Besar jika berkata “para imam Masjidil Haram tidak mengamalkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang jumlah raka’at shalat tarawih, yang mana beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan sebelas raka’at”, Anda harusnya lebih membaca Shiroh dan lebih mengenal islam, Lebih mendekat kepada keluarga keturunan Rasul dan lebih memuliakannya sebagaimana yang Allah perintahkan maka InsyaAllah semua yang anda tanyakan akan terjawab. Mereka Imam Masjid Al-Harom bukan orang Bodoh dan Awam seperti kita yang hanya belajar dari kitab terjemah namun suka sok benar, Bukankah Anda Rasul juga Sholat 23 Rokaat????
Satahu saya Sholat Tarowih yang dicontohkan Rasul ya tidak continue kenapa kita melakukannya kontinue selama sebulan??? Untuk (menukil dari perkataan Al-Habib Ali Al-Hadad) Belajar dari Habib (keturunan Rasul) karena InsyaAllah merekalah yang lebih tau kebiasaan2 yang terjadi dikeluarganya dari masa ke masa (Kebiasaan Rasulullah SAW)
Don’t Say No To Bid’ah Khasanah karena Dengan Anda membuat Situs Ini anda sudah melakukan hal yang tidak dicontohkan oleh Rasul SAW dalam Dakwah Islam bukankah Begitu Saudaraku???
Afwan……Sudah berkomentar kurang baik……..Allahu’alam
http://majelisrasulullah.org link bagi mereka pecinta Rasul. Diasuh oleh Al-Habib Munzir Al-Musawwa
Download e-book “Kenalilah Akidahmu” karya sang Habib Gratis…….Wassalam
Assalamualaikum wr wb
Alhamdulillah, hardcopy e-book “Kenalilah Akidahmu” sudah dibagikan di masjid Baiturrahman pada (kira-kira) pertengahan bulan Ramadhan kemaren. Pandangan kami terhadap perbedaan-perbedaan yang ada adalah, perbedaan dapat memperluas khazanah Islam, silahkan diambil mana yang sesuai dengan hati nurani masing-masing asalkan tidak keluar dari rel Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah s.a.w. Yang penting bagi umat Islam adalah lebih mengedepankan persamaan-persamaan yang ada demi persatuan dan ukhuwah Islam.
Wassalamualaikum wr wb
Assalamualaikum wr wb.
Jadi kesimpulannya adalah kita harus menuntut ilmu, dalam hal ini adalah
ilmu syariat (agama), karena kita kan ketika dilahirkan dalam keadaan tidak
mengetahui dan untuk jadi mengetahui itu harus menuntut ilmu. Itu inti yang
harus dilakukan dan merupakan tutnan kita bersama untuk menjadi makhluk di ridhoi oleh Allah SWT.
Nah sekarang yang disebut perbedaan dalam hal tata cara jumlah dan berbeda lainnya rakaat..mungkin semuanya benar..ada kalanya kadang kita melihat sesuatu dalam satu sisi saja dan jarang melihat secara keseluruhannya.jadi intinya kita itu harus selalu ittiba (mengikuti) apa-apa yang diperintahkan oleh Alloh dan Rasulnya
dan menjauhi semua yang telah dilarangNya dan RasulNYa. sedangkan masih banyak persoalan lain yg harus kita kerjakan seperti mendakwahi kaum minoritas yg masih tetap menyembah selain illah dan saudara saudara kita yang belum melaksanakan sholat berjamaah di Masjid . Wallohu ‘alam.
trim`s aku akan download untuk ibu aku
sukron hib, ente kok baik banget moga allah gnebalesnye amin
Jazakallahu khairon katsiron…
ditunggu… materi-materi lainnya…