SKB Ahmadiyah Akhirnya Terbit

10 06 2008
Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama terkait dengan keberadaan Jamaah Ahmadiyah. (Download  SKB)

Atas nama pemerintah, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri dan Jaksa Agung pada intinya memerintahkan kepada penganut Ahmadiyah untuk menghentikan kegiatannya yang bertentangan dengan Islam.

Sebagian unsur masyarakat meminta pembubaran Ahmadiyah di Indonesia, bahkan kemarin ribuan orang masih berdemonstrasi di Jakarta untuk meminta pemerintah melarang Ahmadiyah.

Kepada BBC Siaran Indonesia, Menteri Agama Maftuh Basyuni menegaskan SKB tidak berisi perintah larangan terhadap kegiatan Ahmadiyah.

“SKB itu hanya untuk meminta para Ahmadiyah kalau dia menganggap sebagai seorang Islam, meninggalkan pengakuannya terhadap nabi lain selain Nabi Mohamad SAW sebagai nabi terakhir,” kata Maftuh Basyuni.

Menurut pemerintah inilah keputusan terbaik yang dianggap dapat menjembatani keinginan semua pihak yang terlibat kontroversi Ahmadiyah.

Namun tampaknya SKB yang terbit selang hanya beberapa jam setelah ribuan penentang Ahmadiyah kembali berdemontrasi hari ini, tidak akan sepenuhnya memuaskan keinginan mereka.

Keputusan terbaik pemerintah

Dalam pernyataannya, Menteri Agama yang membacakan sebagian isi SKB menyatakan ini keputusan terbaik pemerintah.

Walaupun tidak seperti tekanan para penentang Ahmadiyah, dalam surat keputusan itu tidak disebut secara tegas perintah untuk membubarkan gerakan Ahmadiyah.

Pemerintah menurut Menteri Agama Maftuh Basyuni, akan menindak secara pidana bila Ahmadiyah masih melanjutkan kegiatan penyebaran agama seperti selama ini.

Sementara menurut Jaksa Agung Hendarman Supanji, pengawasan SKB Ahmadiyah itu akan diserahkan kepada pihak polisi dan masing masing pemerintah daerah.

Isii surat keputusan ini tampaknya, tidak menjawab sepenuhnya keinginan para penentang Ahmadiyah yang sejak pagi membanjiri halaman seberang Istana Negara Jakarta, dengan aksi unjuk rasa.

Juru bicara aksi, Salim Umar Al Hamid, pemerintah tak punya pilihan kecuali membubarkan Ahmadiyah dan melarangnya di Indonesia.

Aksi pagi tadi, dihadiri oleh ribuan orang dari sejumlah elemen yang sejak lama menuntut Ahmadiyah dibubarkan seperti Hizbut Tahrir, Fron Pembela Islam serta forum Majelis Taklim Jakarta.

Mereka mengancam akan melakukan sendiri pembubaran Ahmadiyah bila tidak segera dilakukan pemerintah.

Isi lengkap SKB 3 Menteri

Berikut isi lengkap SKB 3 Menteri berkenaan dengan Ahmadiyah

1. Memberi peringatan dan memerintahkan untuk semua warga negara untuk tidak menceritakan, menafsirkan suatu agama di Indonesia yang menyimpang sesuai UU No 1 PNPS 2005 tentang pencegahan penodaan agama.

2. Memberi peringatan dan memerintahkan bagi seluruh penganut, pengurus Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) sepanjang menganut agama Islam agar menghentikan semua kegiatan yang tidak sesuai dengan penafsiran agama Islam pada umumnya, seperti pengakuan adanya Nabi setelah Nabi Muhammad SAW.

3. Memberi peringatan dan memerintahkan kepada anggota atau pengurus JAI yang tidak mengindahkan peringatan tersebut dapat dikenai sanksi seusai peraturan perundangan.

4. Memberi peringatan dan memerintahkan semua warga negara menjaga dan memelihara kehidupan umat beragama dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum terhadap penganut JAI.

5. Memberi peringatan dan memerintahkan kepada warga yang tisak mengindahkan peringatan dan perintah dapai dikenai sanksi sesuai perundangan yang berlaku.

6. Memerintahan setiap pemerintah daerah agar melakukan pembinaan terhadap keputusan ini.


Aksi

Information

2 responses

14 06 2008
Bloggers’ reaction to SKB Ahmadiyah « Shariah @ National Law

[…] SKB Ahmadiyah Akhirnya Terbit […]

10 08 2010
Bunyamin

Keyakinan beragama memang ada didalam diri kita,tidak ada seorangpun yang mengetahuinya selain diri kita dan Dzat yang menjadikan kita (Tuhan)…
Orang lain mengetahui keyakinan kita setelah kita beritahu (berikrar / declear) bahwa kita menganut keyakinan tertentu….
Setelah kita menganut keyakinan (agama) tersebut, maka konsekuensinya kita harus mengikuti pedoman, kaidah dan aturan agama tersebut…
Dalam Islam pedoman yang harus ditaati adalah Al-Qur’an dan Al-Hadits yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW sebagai penutup semua Nabi..
Dalam hal Ahmadiyah sepertinya masih abu-abu atau ragu, tentu kita ingin tahu sebenarnya siapa Nabi terakhir yang diakui…. apakah Nabi Muhammad SAW atau Mirza Gulam Ahmad….
Kalau Nabinya Muhammad SAW… diharapkan untuk melakukan Syahadat ulang.
Kalau Nabinya Mirza Gulam Ahmad… maka jangan menjastifikasi bahwa agamanya Islam, gantilah dengan nama yang lain, karena hal ini merupakan pengaburan terhadap kemurnian nilai Islam dan penghasutan untuk melencengkan dari arah ajaran Islam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s